Hubungan Green Computing dan Smart City
Hubungan Smart City dan Green Computing
Smart city secara harfiah berarti kota pintar, merupakan suatu konsep
pengembangan , penerapan dan implementasi teknologi yang diterapkan untuk suatu
wilayah sebagai sebuah interaksi yang kompleks di antara berbagai sistem yang
ada di dalamnya. Smart merujuk pada pintar yang berarti mampu melakukan sesuatu
dengan baik, teratur, dan rapi, sesuai dengan aturan/etika yang berlaku, serta
mampu menyerap informasi dengan baik dan cepata, sebagai hasil dari
pembelajaran. City merujuk pada kota sebagai pusat dari sebuah Negara atau
wilayah, di mana semua pusat kehidupan berada.
Green Computing merupakan salah satu ilmu komputer yang memiliki tujuan
untuk menghemat energi dan mengurangi polusi dari limbah komputer. Green Computing
sendiri berasal dari kata Green yang artinya penghijauan dan juga Computing
yang berarti komputasi atau proses kerja komputer. Dari ilmu ini banyak
berkembang teknologi lainnya.
Dalam merancang suatu smart city atau kota pintar, kita harus mengadopsi
green computing ke dalamnya, di mana green computing akan membantu dalam hal
energi dan juga dalam hal efisiensi sehingga kota pintar akan lebih mudah
terwujud. Dalam smart city terdapat enam jenis yang dapat menerapkan green
computing, yaitu :
·
Smart Economy
Dalam hal ini kita dapat melakukan green computing dengan cara mencari
bahan-bahan pembuat komputer yang mudah untuk di daur ulang dan di perbaharui
sehingga akan menghemat pengeluaran dari kota itu sendiri dan juga dapat
menjadi pemasukan yang signifikan bagi kota tersebut.
·
Smart People
Dalam hal ini green computing dapat dengan mudah diterapkan, yaitu dengan
memiliki orang-orang yang dapat berefisien dalam penggunaan energi dan juga
dapat membuat sebuah sumber energi baru bagi kelangsungan kota tersebut.
·
Smart Governance
Dalam hal ini green computing dapat diterapkan dalam hal pemerintahan,
mengatur impor barang hanya yang mudah di urai dan di daur ulang, mampu
mengatur agar rakyatnya dapat berefisiensi untuk mewujudkan smart city.
·
Smart Mobility
Dalam hal ini green computing dapat diterapkan segi transportasi di mana
kita dapat memanfaatkan angkutan umum untuk menjadi angkutan sehari-hari agar
menghemat energi dan membuat efisien waktu menjadi baik.
·
Smart Environment
Dalam hal ini green computing dapat diterapkan dalam hal sampah-sampah
elektronik yang cukup banyak dapat di tanggulangi engan tepat dan efisien agar
tidak merusak lingkungan, pembuangan limbah juga jangan terlalu banyak, tetapi
di tampung agar limbah tidak merusak lingkungan.
·
Smart Living
Dalam hal ini green computing dapat diterapkan dalam gaya hidup seseorang
dimana mereka harus mampu memanfaatkan energi dengan efisien dan tidak membuang
waktu mereka. Teknologi yang berkembang juga harus sesuai dengan budaya yang
berkembang di masyarakat.
Sumber : Pratama, I Putu Agus Eka
. Smart CIty beserta Cloud Computing dan
Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya . 2014 . Bandung : Informatika
Komentar
Posting Komentar